Berita
Berita
Sepuluh Santri TPQ Al Ikhwan Meruya Ikuti Wisuda Akbar di TMII

Jakarta Barat – Bertempat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, LPPTKA DKI Jakarta di bawah naungan DPW BKPRMI DKI Jakarta sukses melaksanakan Wisuda Akbar Santri ke-XXXIV TKA, TPA, dan TKAT pada Minggu (21/6/2026). Dari sekian banyak peserta, sebanyak 10 santri perwakilan TPQ Al Ikhwan Meruya tampak bangga mengikuti jalannya prosesi pelantikan. Acara kelulusan ini digelar sebagai bentuk penghargaan bernilai bagi anak-anak yang telah menuntaskan pembelajaran dasar agama Islam serta hafalan Al-Qur'an mereka.
Keikutsertaan TPQ Al Ikhwan Meruya dalam perhelatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga, mengingat TPQ Al Ikhwan Meruya berada langsung di bawah naungan lembaga pembina LPPTKA BKPRMI DKI Jakarta. Selain sebagai tradisi tahunan, Wisuda Akbar ini menjadi sarana resmi untuk melantik para santri yang dinyatakan lulus setelah sebelumnya wajib menempuh serangkaian ujian yang ketat.
Para wisudawan ini telah berhasil melewati tes lisan yang meliputi kelancaran membaca Al-Qur'an, bedah ilmu tajwid, serta tes hafalan surah-surah Al-Qur'an. Tidak hanya kemampuan lisan, aspek kognitif mereka juga diuji melalui tes tertulis dengan menjawab berbagai soal keagamaan yang telah dipersiapkan secara matang oleh tim penguji.
Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti momentum sakral yang diikuti oleh total 680 santri dari berbagai wilayah se-DKI Jakarta ini. Perhelatan ini turut disaksikan dan didukung langsung oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta H. Nanang Jahidin, Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI DKI Jakarta H. Nurjamal HA, S.Pd.I, serta Kabid Pakis Kanwil Kemenag DKI Jakarta. Selain itu, hadir pula perwakilan Pemprov DKI Jakarta dari Biro Dikmental Syarif Abdullah, serta unsur Kesra Kota Administrasi Jakarta Timur, yang bersama para orang tua ikut memberikan suntikan semangat bagi para santri.
Wisuda Akbar ini menjadi bagian dari komitmen BKPRMI DKI Jakarta dalam memperkuat gerakan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dengan mengenakan jubah wisuda lengkap dengan toga bernuansa hitam, kuning, dan hijau, para wisudawan dan wisudawati kecil ini tampak sangat antusias. Acara sengaja digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi nyata agar generasi muda dapat terus mencintai dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an sejak usia dini.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Setelah prosesi pelantikan utama di panggung selesai, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara para wisudawan wisudawati, orang tua, dan guru pendamping. Dokumentasi tersebut menjadi kenang-kenangan berharga atas pencapaian dan kerja keras para santri dalam menyelesaikan pendidikan mereka.
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.“
HR. Al-Hakim