Berita
Berita
Puncak Tema Kelas IV SD Islam Al Azhar 8 Kembangan: Pesona Nusantara dalam Seni dan Kuliner Tradisional

Jakarta — SD Islam Al Azhar 8 Kembangan menyelenggarakan kegiatan Puncak Tema Kelas IV bertajuk “Pesona Nusantara dalam Seni dan Kuliner Tradisional” pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula dan halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh murid kelas IV, didampingi guru, serta dihadiri orang tua.
Puncak tema merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, murid diajak mengenal keberagaman budaya Indonesia melalui pertunjukan seni dan pengenalan kuliner tradisional dari berbagai daerah.
Murid kelas IV menampilkan beragam pertunjukan, seperti tari tradisional dan lagu daerah, dengan mengenakan busana adat yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Selain itu, setiap kelompok juga menghadirkan stan kuliner tradisional yang menampilkan makanan khas daerah, lengkap dengan penjelasan mengenai asal-usul dan keunikannya.
Kepala SD Islam Al Azhar 8 Kembangan, Eden Daenuri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan puncak tema menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik, karakter, dan budaya. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mengalami langsung proses berkarya, bekerja sama, dan tampil percaya diri di hadapan orang lain.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Al-Ikhwan Meruya, Djoko Budiadi, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Puncak tema sebagai wadah yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus membentuk karakter murid yang kreatif dan berwawasan kebangsaan.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para orang tua yang hadir memberikan dukungan serta apresiasi terhadap kreativitas murid dan kerja sama antara siswa, guru, dan sekolah dalam menyukseskan acara.
Melalui kegiatan Puncak Tema ini, SD Islam Al Azhar 8 Kembangan berharap murid dapat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia sejak dini, sekaligus mengembangkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan bekerja sama.
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.“
HR. Al-Hakim