Berita
Berita
Mengenalkan Energi Masa Depan: Cara Asyik Belajar Transisi Energi Sambil Main Panel Surya

JAKARTA – Di tengah tantangan perubahan iklim global, pemahaman mengenai transisi energi perlu ditanamkan sejak dini. Hal inilah yang melatari SD Islam Al Azhar 8 Kembangan, Jakarta Barat, menggelar kegiatan edukatif bertajuk "Cahaya Bersih Untuk Bumi Kita: Mengenal Transisi Energi dalam Nilai Islam Melalui Read Aloud dan Eksperimen Energi Terbarukan", Rabu (21/1).
Bekerja sama dengan komunitas Read Aloud Jakarta Barat yang berkolaborasi dengan BBB Book Club, dan dukungan penuh Jamiyah kelas 5, sekolah berupaya memadukan budaya literasi dengan kesadaran lingkungan.
Kepala Sekolah SD Islam Al Azhar 8 Kembangan, Enden Daenuri, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa kemampuan literasi murid harus terus ditingkatkan agar mereka mampu menyaring dan memahami isu-isu terkini, termasuk urgensi energi terbarukan.
"Kegiatan literasi adalah kunci untuk mengetahui perkembangan dunia. Melalui membaca, anak-anak kita ajak untuk mengenal bagaimana energi masa depan yang lebih ramah lingkungan," ujar Nden di hadapan seluruh murid kelas 5 yang memadati Aula sekolah”.
Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 14.10 WIB ini dikemas secara interaktif oleh empat mentor dari Read Aloud Jakarta Barat. Tidak sekadar membaca sunyi, metode Read Aloud (membaca nyaring) digunakan untuk menghidupkan narasi buku bertema energi bersih, sehingga pesan yang disampaikan lebih membekas di benak murid.
Heni Widya, salah satu inisiator kegiatan, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah mengenalkan konsep transisi energi dalam bingkai nilai-nilai Islam, yakni menjaga amanah Bumi.
"Kami ingin anak-anak lebih sadar (aware) terhadap potensi energi terbarukan di sekitar mereka, seperti matahari, angin, dan air. Ini adalah langkah kecil untuk membentuk generasi yang peduli pada keberlanjutan," ungkap Heni.
Keseruan memuncak saat para murid diajak melakukan eksperimen langsung menggunakan panel surya mini. Melalui simulasi ini, murid dapat melihat langsung bagaimana cahaya matahari dikonversi menjadi energi listrik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bernyanyi bersama untuk membangun antusiasme dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selanjutnya, mentor menyampaikan materi melalui diskusi interaktif mengenai pengertian energi bersih agar murid terlibat aktif dalam proses belajar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Read Aloud, yaitu membacakan buku bertema energi terbarukan untuk memperkuat pemahaman konsep secara kontekstual. Setelah itu, murid mengikuti eksperimen sains berupa praktik langsung menggunakan alat peraga panel surya sebagai bentuk penerapan materi. Di akhir kegiatan, dilakukan refleksi bersama untuk mengulas kembali pembelajaran yang telah diperoleh serta mendiskusikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah SD Islam Al Azhar 8 Kembangan ini menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat menghafal teori, melainkan laboratorium nilai. Dengan menggandeng komunitas literasi dan melibatkan peran serta orang tua (Jamiyah), edukasi mengenai transisi energi menjadi lebih relevan dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.“
HR. Al-Hakim