Gandeng KKPK, SD Islam 8 Al Azhar Siap Cetak Ratusan Penulis Cilik





Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat budaya membaca dan menulis di kalangan murid, SD Islam Al Azhar 8 Kembangan menggelar Pekan Literasi dengan tema “Berbahasa Cerdas untuk Generasi Emas dan Mengembangkan Kreativitas Menulis”, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan literasi ini diikuti seluruh murid dari kelas 1 hingga 6. Murid kelas 1-3 melaksanakan kegiatan membaca buku dan menceritakan ulang di kelas masing-masing. Sementara itu, siswa kelas 4–5 mengikuti kegiatan menulis cerpen dan komik di aula, dan siswa kelas 6 mengadakan kegiatan serupa di masjid sekolah.

Kepala Sekolah SD Islam Al Azhar 8 Kembangan, Bapak Enden Daenuri, M. Pd, dalam sambutannya mengajak para siswa untuk meneladani para ulama terdahulu yang karya-karyanya tetap hidup sepanjang masa.

“Banyak ulama yang menulis karya-karya fenomenal. Meskipun mereka telah wafat, karya-karyanya masih dibaca dan bermanfaat hingga kini,” ujar Pak Nden.

Ia kemudian bertanya kepada para murid, “Siapa yang mau jadi penulis?” Serentak, para murid mengangkat tangan, menandakan antusiasme mereka untuk berkarya.

Bu Lilik sebagai koordinator kegiatan mengatakan bahwa kegiatan workshop literasi seperti ini menjadi wadah bagi murid-murid untuk menyalurkan imajinasi mereka dalam bentuk tulisan. Semoga kegiatan ini memotivasi anak-anak agar terus menulis dan kelak mampu menerbitkan buku sendiri,” katanya.

Yasmin, yang merupakan salah satu peserta workshop ini menceritakan pengalamanya kalau dia suka dan antusias mengikuti acara ini, selain menarik ia juga termotivasi untuk membuat karya.

Dalam programnya, KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) sering mengadakan kegiatan workshop kepenulisan di sekolah-sekolah, seperti di SD Islam Al-Azhar 8 Kembangan, untuk membekali anak-anak dengan dasar menulis mulai dari menentukan tema, tokoh, premis, hingga judul cerita.

Kak Nadia, perwakilan KKPK memberikan pesan kepada para siswa untuk terus berkarya dan tidak takut salah, karena setiap ide bisa dikembangkan menjadi karya menarik, bahkan menjadi buku. Ia juga menilai antusiasme siswa SD Islam Al Azhar 8 sangat tinggi, terlihat dari semangat mereka saat menjawab pertanyaan dan mengikuti materi. Tim KKPK pun merasa senang melihat semangat dan kegembiraan anak-anak, berharap kegiatan ini menumbuhkan motivasi lebih besar bagi mereka untuk menulis dan berkarya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SD Islam Al Azhar 8, Ibu Tiwi, mengingatkan pentingnya membaca literatur utama bagi umat Islam. “Sebelum membaca literatur lain kita harus membaca literatur yang maha sempurna, yaitu Al-Qur’an. Dari sanalah kita mengenal Allah, Rasul, dan agamanya,” tutur Bu Tiwi.

Ia menambahkan, semangat literasi yang diusung dalam kegiatan ini sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk membaca dan menuntut ilmu. Momen ini pun bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, sehingga nilai-nilai keislaman semakin terasa kuat dalam kegiatan tersebut.

Dengan pelaksanaan Pekan Literasi ini, pihak sekolah berharap semangat membaca, menulis, dan berkarya dapat terus tumbuh dalam diri para murid, menjadikan mereka generasi emas yang cerdas dan berakhlak.